Category : J-Movie
Genre : Drama Comedy Musical
Starring : Juri Ueno as
Tomoko Suzuki (
Saxophone ) , Yuta Hiraoka as Takuo Nakamura ( Piano ),Shihori
Kanjiya as Yoshie Saito ( Trumpet ),Yuika Motokariya as
Kaori Sekiguchi ( Trombone ), Yukari Toyoshima as
Naomi Tanaka ( Percussion )
Awards :
Best Picture (Nominasi)
Best Director - Shinobu Yaguchi
(Nominasi)
Best Screenplay - Shinobu Yaguchi
Best Music - Mickie Yoshino and
Hiroshi Kishimoto
Best Sound Recording -
Hiromichi Kori
Best Film Editing - Ryuji
Miyajima
Newcomer awards - Yuta Hiraoka and Juri
Ueno
Film ini mengisahkan tentang 13 siswa SMU, yang harus mengikuti kelas khusus musim panas karena nilai pelajaran matematika mereka yang jelek. Juri Ueno ( Tomoko ) berusaha supaya mereka bisa keluar kelas untuk menikmati musim panas. Gayung bersambut ketika perusahaan catering sekolah mereka mengalami kesulitan untuk mengantarkan makan siang kepada team Brass Band sekolah itu yang kebetulan main di sebuah pertandingan Baseball.
Maka Tomoko dan teman-temannya menawarkan diri untuk
mengantarkan makan siang tersebut. Namun berbagai masalah timbul ketika
mengantarkan makanan tersebut. Akibat jarak yang jauh ditambah mereka
kelewatan stasiun perhentian, jadilah mereka terpaksa jalan kaki, melewati
sawah-sawah dan tercebur ke sawah, mereka sempat-sempatnya mandi dulu di sungai
dan di kereta mereka telah makan 1 bento. Dapat dibayangkan perjalanan
berjam-jam plus udara super panas ditambah sedikit kotor akibat jatuh ke
lumpur, makan siang itu pun tidak layak makan lagi. Ketika tiba di tempat
pertandingan, para anggota brassband yang sudah kelaparan, langsung menyambar
makanan itu tanpa bertanya. Akibatnya ke 42 anggota Brass band untuk team
baseball pun tumbang akibat keracunan makanan dan di bawa ke rumah sakit.
Dan disinilah dimulai pertualangan Swing girl, satu-satunya
anggota team yang selamat karena makan siang jatah dia terlanjur dimakan para
girls, Yuta Hiraoko ( Takuo Nakamura ) memaksa anak-anak yang bersalah atas
rusaknya makan siang tsb untuk menjadi anggota Brass band pengganti. karena
untuk menjadi brass band tidak cukup anggota, ia pun membentuk big band. Pada
awalnya sulit bagi anak-anak ini untuk berlatih alat musik yang sama sekali
belum pernah mereka pegang. Namun mereka berlatih dengan sangat keras.
Namun setelah Nakamura melatih mereka dengan 'kejam' dan mereka bisa maen musik dengan agak baik, ternyata anggota Brass Band asli telah sembuh dari keracunan makanan, jadi mereka mengambil alih, jadilah para swing girls kecewa. Kemudian melalui perjuangan dengan segala kekonyolan, Swing girls and a boy (Nakamura yang berhenti dari brass band) terbentuk. mereka membentuk sebuah big band. Namun mereka tidak memiliki uang untuk membeli alat musik. Mulailah mereka mencoba mencari pekerjaan tambahan setelah sekolah untuk membeli alat musik yang (walaupun second hand). Namun, setelah mendapatkan alat musik kembali mereka mendapatkan masalah yaitu susahnya mencari tempat latihan karena diusir dimana-mana.Untunglah mereka bertemu dengan seorang pria, penggemar musik jazz yang mau mengajari mereka tentang dasar-dasar musik jazz. Dan pria itu mengajar mereka di atap gedung apartemen tua.

Sampai suatu saat mereka melihat ada sebuah festival musik
anak sekolah yang diadakan dikota tersebut. Mereka ingin sekali untuk ikut
dalam festival itu dan memperkenalkan the Swing Girl kepada khalayak banyak.
Maka dengan antusias mereka terus berlatih dan mendesign kostum untuk
penampilan mereka. Namun kesalahan pada Tomoko, karena dia lupa untuk memposkan
demo tape kepada panitia, sehingga the Swing Girl tidak masuk kualifikasi
karena terlambat. Namun Tomoko tidak memberitahu kawan-kawannya, karena takut
kawan-kawannya akan membenci dirinya.
Namun keberuntungan kembali berada pada the Swing Girl. Salah
satu band dari sekolah lain, membatalkan keikutsertaan mereka, karena cuaca
buruk. Dan berarti masih ada 1 slot yang tersisa di dalam festival itu. Dan the
Swing Girl tampil di urutan terakhir karena cuaca buruk. Dan lagi mereka tidak
membawa serta kostum yang telah mereka siapkan. Sehingga mereka hanya naik
panggung dengan seragam sekolah.
Apa yang terjadi kemudian ?? Penampilan mereka justru diluar
dugaan semua orang karena, karena seluruh peserta Festival itu memainkan musik
Klasik yang menjemukan, sementara The Swing Girl satu-satunya peserta yang
membawakan musik Jazz dan membuat seluruh penonton di gedung itu ikut bergoyang
bersama mereka. Bahkan anggota Brass Band yang sudah terkenal dari sekolah
mereka, tercengang melihat penampilan rekan-rekannya yang sebagian besar
anggota kelas khusus remedial matematika.




Mau Box makanan untuk menu bento restoran Anda? Gak ada salahnya menggunakan Greenpack tipe 5C-2314 pasti oke. Gratis branding restoran kamu juga lho..
BalasHapus