Assalamualaikum warrahmatulahi wabarrakatuh
J
Lagi, rasa rindu menulis itu
memuncak. Yah, kurasa tak ada waktu yang tepat lagi: sekarang.
Ahad 4 Maret 2012, hari yang telah menjadi
bongkahan kenangan besar di masa SMA diriku ini. Huhu
Sebelumnya, telah banyaakkk
kejadian seru yang selalu sukses membuat tanganku gatal ‘tuk memijat tunts Uca
(my Laptop).
Ingatanku memusat di tanggal yang
hanya ada di tahun kabisat, 29 Februari 2012 yang lalu. Wah, itu jika
dianalogikan bak tumpukan kaus kaki putih yang harus ditemukan pasangannya
masing-masing. Halah.
Hari itu, banyak hal terjadi.
Tugas Desai Grafis membuat cover CD, poster, dan standing banner harus
dikumpulkan. Aih, padahal kita belum nyentuh sedikit pun.. secara, Pak Guru
nginfokannya tiba-tiba banget.. harus hari itu! Batas pengumpulan jam 12 malam
melalui email. Belum lagi tugas bahasa inggris, bahan ujian praktek yang (kami
pikir) harus dikumpulkan keesokan harinya. Lalu sempat ada adegan tawar-menawar
jadwal les bersama Pak Haq, yang akhirnya diundur. Kami benar-benar kisruh.
Bukannya tidak mengoptimalkan waktu sebelumnya.. hellow?? Kita sudah usaha
banget buat ngatur waktu, maksudnya, kesibukan yang merambat cepat itu telah
berhasil menyita banyak waktu kita. Tidak ada lagi jam tidur siang, tidak ada
lagi jam online, tidak ada lagi esemesan ga penting, tidak ada lagi baca novel
dan komik, tidak ada lagi malam minggu.. bla bla bla
:-o
:-o
DUUKK!!
#jedukin kepala
#jedukin kepala
Hal yang menyulitkan adalah,
tidak semua anak Fospast bisa terhubung internet sampai selarut itu, pun
membuat tugas-tugas itu dalam semalam! Maka, kami mengambil keputusan BEGADANG MASSAL!
:D
Rei,
Adinda Mira, Abang, Kanikani, Chigo, Olid, dan Prase menginap di rumah baruku
yang kabar baiknya disana terdapat hotspotan gratis. Huhu. Teman-teman yang
lain tidak dapat menginap.. mereka mengerjakan sedari sore hingga usai adzan
Isya’ berkumandang. Mereka adalah Ijek, Unik, Imam (kembarannya Unik), Ika,
Sarit, Niar, Maya, Vivit, Arini, dan Rina. Wah, ramai dan lapar.
Sebelumnya,
kesibukan itu sempat buyar.. ketika pulang sekolah sms dari Diana datang
mengabarkan, bahwa kata ibunya, bapak dari Alul sahabat kami telah meninggal
dunia. Memang, gerak-geriknya sudah mencurigakan saat jam sholat dzuhur di
sekolah. Pamannya menjemput dia untuk pulang. Nampaknya sangat penting. Prase
diesemes Alul setelahnya, dia katakan bahwa dia mendapat cobaan yang besar,
besok kita bakal makan-makan..
Saat
menerima sms kematian itu dari Diana, aku, Niar, Sarit, Vivit, Maya, Rei, Unik,
Arini, Ika, dan entah siapa lagi aku lupa, sedang berada di rumah lamaku untuk
mengerjakan tugas DG itu. Kami kontan terkejut. Sms berdatangan mengenai berita
itu. Keputusan akhir adalah berkumpul di halte depan sekolah jam 4 sore untuk
melayat ke rumah Alul. Lupakan tugas-tugas! Kami merasa terpanggil, dia sahabat
kami.. dia pasti sangat sedih. Dia pasti butuh kami.
Maka,
kami pun langsung meluncur ke Peneda Gandor. Cukup jauh. Jalannya berliku-liku
dan banyak tanjakan pun pastinya turunan. Hari itu gerimis, mendung.
Setibanya
disana, Alul masih saja terlihat dengan senyum nakalnya itu. Ah, anak itu.. dia
pasti menahan sangat kuat.
Berdiam
disana hingga hujan reda. Alul mengaku berencana mengabarkan kami keesokan
harinya. Ckck. Dasar deh. Dan tugas DG Alul, akan dikerjakan oleh niar yang
secara suka rela akan membantunya.. pun kami juga datang keesokan harinya
sepulang sekolah, untuk menghadiri pemakaman. Hujan begitu lebat! Aku melihat
Alul memapah terpal di atas liang kubur, menjaga air agar tidak berkumpul menggenang
di atas terpal. Si jangkung itu kini menjadi kepala di keluarganya..
Mengulas
acara menginap di rumah baruku, itu benar-benar berkesan. Haha
Abang: ini adalah pengalaman kali pertamaku menginap di rumah teman seumur hidup.Chigo: hahahaha demen aku, banyak kudonlot video.. kapan lagi ayok?? Kapan??Arkani: weh, lapar aku.. eh, bantu aku buat ini pee.. huhPrase: tau keh? Ditambah gorengan ini tadi sama pedagangnya, saia bilang ketimbang mubajir..udah malam. hahaOlid: subhanallah (dengan logat keruak), ngene angkak angkun anak..Mira: hooaammm.. banyak nyamuk!Rei: weehh! Jangan ganggu saia! Weh! Selimutku itu!!
Jadi, kami sudah susah payah
membuat tugas itu, tetapi internet malah gangguan sampe jam setengah 1 dini
hari. Kami jadi rempong. Sehingga Prase dan Kanikani keluar mencari warnet
untuk mengirim tugas kami semua.. huhu. Nah, untuk mereka pulang bawa gorengan..
Aku, olid, dan Kanikani begadang
sampai pagi. Olid mengaku pertama dalam hidupnya melakukan itu. Karena
kesehariannya, Olid sudah “tewas” di jam 10 malam.
>_<
Well, kembali pada kisah Ahad
kemarin, ESQ telah dilaksanakan. ESQ itu semacam renungan. Penyegar pikiran
yang mumet, dan mengajak kita untuk semakin merindukan Allah SWT. Kegiatan ini
menjadikan hari Ahad tak terasa seperti hakikat hari Ahad yang seharusnya
santai. huhu
Pagi pukul 08:00 aku sudah tiba
di sekolah. Berdasarkan undangan yang disampaikan pada wali murid, acara itu
berlangsung hingga sore pukul 05:00.
Ruangannya tanpa lampu. ish.. udah gitu, jendela-jendelanya ditutupi kain hitam.. nah lho, sumber cahaya hanya dari LCD Proyektor yang digunakan si Motivator. wah, videonya keren-keren.. huhu
pas pembagian snack, malah sempat foto-fotoan.. huhu soalnya, selama kegiatan berlangsung, hape musti dinonaktifkan..
Ruangannya tanpa lampu. ish.. udah gitu, jendela-jendelanya ditutupi kain hitam.. nah lho, sumber cahaya hanya dari LCD Proyektor yang digunakan si Motivator. wah, videonya keren-keren.. huhu
pas pembagian snack, malah sempat foto-fotoan.. huhu soalnya, selama kegiatan berlangsung, hape musti dinonaktifkan..
![]() |
| sempat ajja yak^^ |
![]() |
| fotodan lagi |
![]() |
| wajah-wajah sebelum mewek :p |
![]() |
| kameranya terlalu dekat ==" |
![]() |
| ==" |
![]() |
| duduk sejajar dengan cowok2 fospast :D |
![]() |
| padahal hp musti mati lhooo |
![]() |
| mereka cengeng sebenernya :p |
![]() |
| ijek si magipho (manusia gila photo) |
![]() |
| semakin gelap.. |
Hari itu, aku sadar. Segala hal
yang ada disekitarku adalah pelengkap hidupku. Allah SWT adalah nadiku. Orang
tua adalah malaikat yang selalu menyentuhku. Sahabat adalah manik-manik cahaya,
yang telah aku lukai dan memberikan pelajaran hidup terbaik. Aku menyesal telah
melukai hati orang-orang yang pernah mengenalku. Aku tak bisa bayangkan jika
harus ada perpisahan. Aku rasanya ingin meledak setiap membayangkan akan
berpisah dengan Fospasterz. Tinggal 40 hari lagi yaa kita bersama. Selanjutnya,
langkah-langkah baru akan memisahkan kita jauh. Tidak ada lagi lelucon-lelucon,
tarian keberhasilan, yel-yel, nyanyian mengisi jam kosong, menjenguk Yuda,
ngenet bareng, syuting, presentasi, apel, sms pengingat tugas-tugas, tagihan
bendahara, uang fotokopi, les sore hari, liburan..
Yaa Tuhan, membayangkannya saja
aku merinding. Rasanya semakin dekat saja dengan mereka. Aku takut jika salah
satu dari mereka melupakan aku. Aku pasti sangat sedih..
Saat ESQ, aku ditunjuk-tunjuk
sebagai yang paling kebal nangis. Mbak Iin paling protes. Ckck
Gini lho, untuk nangis di tempat
ramai itu susah. Tapi, beda lagi kalo yang dibahas itu emang ngena banget..
Saat si motivator mengungkit
tentang orang tua, dosa, dan kemungkinan terburuk. Aku pasti langsung goyah.
Bagus deh, kalo tadi Mbak Iin ga sadar, aku nangis juga lhoo.. banyak pun! wkwk
Padahal, dari rumah aku sudah
siapkan 2 bungkus tissue. Waduw, yang make ternyata bukan aku.. jadi, pas aku
udah rada sedih tadi, ada ajja hal yang bisa bikin aku ketawa. Nah, uda mau
netes air matanya, Ijek malah nyapa sambil sesegukkan, “kanda.. minta tissue
(tangan menengadah di pangkuan pahaku)”. Huuaaa… langsung cengengesan lagi aku.
Sempat-sempatnya deh!
Satu momen yang membuat aku
sesegukan. Ketika Alul di ajak kedepan oleh motivator itu. Well, aku ga pernah
ngeliat Alul nangis. Dia itu aneh. Nonton film paling sedih pun ga
nangis-nangis. Padahal Prase ajja udah terbahak-bahak nangisnya.
So, dia sesegukan di hadapan kita
semua. Menggenggam microfon. Banyak jeda.. astaga.. itu suara hati.
“pagi itu, saya berangkat sekolah seperti biasa.. jam setengah tujuh masih melihat bapak saya. Sempat sarapan bareng. Itu sudah biasa. Tidak ada yang aneh.. hingga akhirnya, di jam sholat dzuhur usai wudhu di sekolah, ketika melangkahkan kali menaiki musholla, seorang teman memanggil saya untuk segera ke ruang BP. Saya bingung. Ada paman saya disana. Wajahnya aneh. Saya tidak berani berpikir macam-macam.. paman meminta saya untuk segera pulang. Saya bertanya pada semuanya tentang apa yang sedang terjadi, tetapi tak satupun memberikan saya jawabannya.. saya pulang dijemput paman. Motor saya dititipkan.. saya bingung. Tapi masih tak berani berpikir macam-macam.. hingga saat tiba di rumah. Sangat ramai.. saya kaget. Tak mungkin bapak saya meninggal.. saya memasuki rumah, orang-orang menatap saya, dan berkata ‘sabar’. Saya masuk kamar, dan melihat bapak saya ditutupi oleh sajadah..”
Aku langsung sesegukan.. kulihat
Ijek. Memangis juga. Ku bayangkan apa yang ia pikirkan, ia pasti jauh lebih
mengerti perasaan seorang anak yang telah tak berayah lagi. Pun aku melihat
Intan. Aku menerka-nerka isi pikirannya lagi..
“semoga Allah melapangkan kubur beliau.. saya selalu berdoa pada Allah, agar memberikan cobaan yang bisa saya lalui.. saya berdoa juga, semoga teman-teman saya tidak mengalami cobaan seberat yang saya rasakan di waktu-waktu tidak tepat seperti ini..”
Aku melihat teman-temanku..
mereka juga sedih. Aku mengingat kedua orang tuaku, ah, aku tidak berani membayangkan. Kami semua
menangis.
Sang motivator kembali
mengeluarkan kata-kata yang menusuk kami. Dia katakana kami harus meminta maaf,
“carilah orang-orang yang pernah kau sakiti.. cari sahabatmu disini, hampiri
dia.. minta maaflah padanya..”
Kami lantas berdiri. Mereka berlari-lari
mencari seseorang. Aku masih terduduk.
Berpikir sebentar, lalu berdiri. Ketika
kupalingkan badanku ke belakang, disana ada Intan.
“ken..”
“kenapa? Haha”
“peluk aku..”
“apaan sih? Ih.. minta peluk..” aku bergurau.
“peluk aku ken.. peluk..” wah, aku tak tega melihat wajah itu. Dia sahabatku. Sudah lama. Dia sering mencubitku. Haha. Haduh, aku luluh juga.. maka kupeluk dia.
“maafin aku yaa, Tan” kataku. Lalu (entah mengapa) menangis. Eh, dia juga menangis. Bahu kami naik-turun menahan tangis.
Kemudian, aku menghampiri
teman-teman yang lain. Itu adalah hari dimana aku memeluk banyak orang. Maksudku,
walau sesame perempuan, aku tak suka bersentuhan. Haha. Ku lihat mereka. Pakai acara
cipika-cipiki segala.. huaaa. Cukup! aku cukup menjabat dan memeluk saja.
Hingga akhirnya acara itu selesai
setelah beberapa kali jeda pada sholat dzuhur dan ashar. Kami
bersenang-senang.. eh, tiba-tiba Sarit ngesemes, “ken, kapan kita nangis Lagi?”
GURBAK!
Eh, aku ngeliat Sarit nangis juga
lho. Ish.. matanya bengkak. Mukanya merah, apalagi hidungnya. Ga jadi sedih aku
pas itu gara-gara liat dia.. bruakakakak
#dilempar kulkas
#dilempar kulkas
Sore, kami pun pulang. Dan mulai
berdatangan sms-sms permintaan maaf. Aku juga ikut-ikutan lho.. huhu. Ngirim ke
SEMUA KONTAK di hpku.
:p
Berikut adalah back up sms-sms
itu:
Ken: “Kepada siapa saja yang pernah mengenal saia.. baik suka/tidak, maya/nyata, berkenan/tidak.. mohon maaf atas segala khilaf pun segala hal yg pernah menyakiti perasaan kalian.. L dan mohon doanya untuk kelancaran saia menjalani ujian2 selanjutnya^^ saia beruntung pernah mengenal kalian..”
Balasan yang kuterima (tanpa perubahan sedikitpun):
Unik: “Gra2 esq smw pd minta mf”
Pipit: “J”
Ijek: “Saya jg mnta mf kanda”
Abang: “YoO…sama2”
Ade: “Gud luk…amin..smgatJ”
Dina: “Maafn dina jg kak ken….. L tulus yaaa”
Kak Oyof: “Moga sukses sista… Aaamiin..”
Max: “yoi oke do’i… ma”pin sa jg….”
Kakakkuw: “Rupanya acara di skul tadi benar2 menyentuh kalbu ya.? J”
Isma: “NgGiH …_ T4 sm4” bErdO4 fin,, :’(“
Aniz: “Njjiiiiiiiiiihh ;)”
Senpai Uduz: “ Oke . . . :D Ganbatane . . . . :D”
Reza: “Yo Fifin.. Sja jg ya.. J”
Senpai Aweng: “Iyea.. Ya.. Pd minya ma’f mua, Idul fitri msh jaoh kan… uda pd nangis2an ya?”
Ika: “Iya. .mari sling memaafkn, mf in ika jg ya”
Senpai Ikie: “sma2… semngtt mnju cita2”
Senpai Mala: “Berjuanglah tuan…umy menanti”
Nevi: “yaaa.. masamaaa yaaJ”
Ros: “ta juga mnta mf, n mdh2n ta sma2 di bri kmdhan untk mghdpi ujian2 trikut na,n kta llus smua na. amin”
Imam: “gara2 ESQ udah ni”
Seftiyan: “Hu.um sya mup.kan Amin,gut luck ,malang menunggumu”
David: “kangen aku m kmu dh lma gg smsn yy ken, yoha mntan kekasihku biar qt udh gg bersma tp aku ttp brdoa yg trbaik untukmu”
Senpai Rifky: “ Oke..sama” saling memaafkan J Sukses dh bwt ken… Smansa tau nii…lulus 100% lg…amin…”
Tara: “Mbak ken’, ndk da slah mb ken sma kta, kta hrap mb ken lancar-lancar sja dlm menghdapi ujian, trus dpet hsil yg sesuai dng usha mk ken, brjuang mb ken! Brjuang, kwan J”
Tia: “Sama2 ken, sy juga mnta maaf ya J”
Wira: “sip, tnang ja aq do’ain km.”
Diah: “nggieh… sya uga mnta maaf.. yaa!”
Randy: “Iya sm2 jg Ken san?”
Yesi: “ya, saya maafkan. Semoga lancar menjalankan ujian2 selanjutnya”
Ibrahim: “Mga dpt nilai bgus sok pas ujian”
Dewi: “Ya.. maavin ta uga J”
Mbak Aria: “Sbb Iya, sama2, Ken. Terima kasih jg utkmu J”
Hanz: “sorules, , , knpa ken? ? ? kyak orang mo “pamitan” ja,,, q do’ain moga bahagia selalu,,, AMIN! ! !”
Maris: “Amin… Smoga sukses y ulangannya nanti”
Well,
back up di atas itu untuk dokumentasi ajja sih niatnya.. lalalalala
Dan,
maaf karena aku postingnya hari ini (siapa yang peduli?). kemarin pas hari H
aku ga sempat. Huhu. Eh, tadi ada kejadian menyebalkan!
Hari ini
ujian praktek kan dimulai.. nih jadwalnya:
Hari
|
Mapel
|
Waktu
|
Senin
|
Fisika
|
08.30 – 12.00
|
Bahasa Indonesia
|
14.00 – 17 .30
|
|
Selasa
|
Kimia
|
08.30 – 12.00
|
Bahasa Inggris
|
14.00 – 17 .30
|
|
Rabu
|
Biologi
|
08.30 – 12.00
|
Seni Budaya
|
14.00 – 17 .30
|
|
Kamis
|
Agama
|
14.00 – 17 .30
|
Ngga terlalu
fokus dengan jadwal sih. Tadi ajja, bahasa Indonesia ga jadi gara-gara hujan.
Hujan?
==”
Jadi gini ceritanya, tadi itu aku
pulang usai Ujian Praktek pertama, ke Ijobalit, rumah embahku. Karena kupikir,
ini kesempatan bagus untuk mengunjunginya. Lama disana menunggu jadwal kedua,
malah hujan besar. Ckck
Saat rintik, aku putuskan
berangkat saja.. maka, aku sangat pelan-pelan. Hati-hati. Namun, saat di
Tanjung, kehati-hatianku itu terbuyarkan dengan seekor dinasourus besi berwarna
kuning (baca: truk). Jadi gini lhoo, usai hujan itu banyak genangan air. Kebetulan
banget saat aku lewat di genangan yang besar, dinasourus besi itu melaju
kencang dari arah berlawanan. Yaa Tuhaaann.. aku geram! Seragamku basah
sebelah. Basaahhhh!! Huh! Aku mengomel sepanjang jalan. Argh!! Kulihat spion,
lalu mengumpat, “truk sialan!!”
Eh, sesampai di sekolah malah
Ujiannya ga jadi. Ish, sempurna banget hidupku! ==” lalalalala
Yasudaahh^^ mari tidurrr…
ZZZZZZzzzz
#tapi bohong
Dan, usailah tulisan ini.. huhu. Wah,
panjang juga yaa ==” lalalala.. bodo’ ah.. :D
wassalam










komentar
BalasHapushahahahahahaha, keren :D
BalasHapus@ ame: waduw
BalasHapus@ Anonim: ehehehehe :D
siapa kah?^
Huaaaaaa..... capek bacanya...
BalasHapuspanjang kali,,
bener-bener...
mampir yuk
wkwk
BalasHapusiyah :D
senpai.. kok saia ga bisa komen di pecel urap-urap?
BalasHapus=="
kak ken,
BalasHapusbadan saya pegal sangat bacanya,,
puaaannnjjaaangg,,
eh, niku nih,
adik kak ken no 2 di JC yang jail, nd pernah bisa diem + cengeng (kayakx sih gitu)
btw, niku lupa email di mbah google jd pk anonymous...
satu lagi komen
BalasHapuskak ken,otaknya ato matax niku yang bermasalah apa emang banyak hal di blog ini yang miring????
nicksy ryuuzaku
ken@ masyak sih,, kan senpai bisa koment...
BalasHapusemang ciri-cirinya gimana??
Niku@ emang blognya yang miring,, pondasinya kurang rata... hahaha..
bikin akun yg baru, ato mukin senpai bisa bantu pulihkan akunnya yg lama...
@ niku :: hahaha
BalasHapus:D
bener deh katanya senpai Aweng ituh..
masih pegel?? wkwk
@ senpai :: kemaren itu emang ngga bisa kok.. huiks.. ntar saia coba lagi yak^^
#meluncuurr
@kak ken, masih pegel,
BalasHapuscz postnya kak ken panjaaaaannng mulu
haha
@uncle
emang pondasinya pake apasih kok bisa kurang rata.