Apa kalian pernah merasakannya?
Ketika seseorang dari masa lalu
datang lalu berbagi sapa
berkata tak perlu segan, padamu
atas memintainya tolong pada bidangnya
padahal dia tak pernah seramah itu sebelumnya
apa kalian pernah merasakannya?
Tentang sesuatu yang pernah hilang
sempat berkarat atas tiap tetes harap
lalu datang dengan sinar terang
walau dia memang tidak akan pernah tahu
betapa ada seseorang yang selalu ingin
tahu tentangnya
ada seseorang yang hanya bisa berdoa
setelah susah payah mencari kabarnya
yang ternyata tak baik-baik saja
kau cinta pertamaku
adalah suatu kebetulan parah
seolah aku selalu mengikutimu
tentang jejak yang lalu pun akan
kita selalu beriringan
entah kau menyadarinya atau tidak
nyatanya impian kita selalu sama
pun pilihan
bertemu lagi denganmu setelah segala
yang kulalui
benar-benar terasa berbeda
aku tak berniat sedikitpun mengikutimu
itu faktanya, aku selalu berusaha tak
memandangmu
walau akhirnya selalu begini
memilih yang lebih dulu kau pilih
benar-benar selalu begini
keadaan yang sama
kondisi yang tak berbeda
dan kau selalu di sana
menjadi lampu sorot yang seolah
hanya menerangiku
kau sedang tak baik-baik saja, kan?
aku tahu itu, tentu saja aku tahu!
Senyummu berbeda
garis alis itu berbeda
ah, jangan sampai begini lagi lah,
Fin..
sesuatu telah menjemputnya
tetes karat itu
tapi selalu saja seperti ini lagi
aku tak melihat jalan
hanya untuk berbincang
aku si (kata mereka) ahli memulai
percakapan
bahkan hanya bungkam
aku tak kuasa menjadikan
kesempatan langka berbincang kita
menjadi panjang
selalu ada tembok
jembatan yang putus
jurang curam yang luas
halilintar dan kobaran api
Jika tidak kau telah bersama yang lain
maka aku telah bersama yang lain
atau terlalu naif bagi kita menghadapi
bisikan orang lain ataupun
melembutkan benteng masing-masing
bukan, aku pernah berkata kau tidak
akan pernah tahu
dan itu selalu benar
benar adanya, mungkin hanya ilusiku
kau tentu tak pernah berpikir seperti
aku
tentang apapun yang kau lakukan
bahkan aku hanya kuasa menebak jalan
pikiranmu
yang mungkin saja tak ada namaku disana
kau terlalu baik
memberikan semangat pada setiap orang
tak acuhkan rapuhmu
selalu terlihat tenang
dan aku
telah bersama yang lain beberapa tahun
ini
ia menekan keras, membekas
segala kisahnya padaku
harapnya padaku
berbagi atas lukanya, lukaku
sedihnya, sedihku
bahagianya, bahagiaku
dia mengajariku banyak
terutama trauma
dia bisa
bertahan
dan aku tak bisa
untuk tidak setia
walau kadang rasanya kosong
walau dia ada
maka kau menjauhlah
kumohon..
jangan tepuk pundakku lagi
jangan menarik tanganku lagi
berbicara sembari tersenyum padaku lagi
aku tahu kau melakukannya pada semua
orang
tapi, bantulah aku..
aku selalu berhasil menahan diri
aku tahu itu
dan kau cobaan terberatku
andai dia bisa lebih tegas..
aku ingin diimami
ingin dibimbing
aku tak ingin memegang kemudi
seolah segalanya hanya menunggu
tindakku
dan dia
benar-benar mengajariku
atas rasa sabar
juga dia
telah mengajariku banyak
tentang harapan pada bintang
yang terjadi padaku atasmu
dan padaku atasnya
yang lebih indah jika jauh
hanya bisa mengagumi
biarkan ia terang
Komentar
Posting Komentar